Ahad, 4 Mac 2012

ya'allah pujukkanlah hati ini...

Posted by Aya Sophia at 9:40 PG
Makin dekat nk imtihan kepala semakin pusing plak...
ya'allah kuatkan kaki ini dalam mengatur langkah,...
semakin nk tamatkan diploma semakin berat langkah yang aku atur..
mungkin hati ini berat dalam memberi arahan untuk melangkah dan mengorak langkah.... :'(


Pelbagai rancangan dan perancangan yang bersarak dalam kepala nie..
ahhhh...yg pasti sekarang   -aku stress- + serabut gler3...


ya'allah lapangkan hatiku,tunjukkan tindakkan yg ptut aku ambil..

ya'allah aku rindu untuk munajat cinta bersama dengan Mu...

ya'allah aku rindu untuk menangis dalam dakapan cinta Mu...

ya'allah aku rindu segala2nya untuk meraih kembali cinta Mu...

aku insan yang dhaif,aku perlu rahmatMu...


Tarbiyyahkanlah hati dan diri ini ya'ALLAH...








~Dalam sedu ini cuma mengharapkan Mardotillah Mu ya'ALLAH~

Sabtu, 11 Februari 2012

Jihad

Posted by Aya Sophia at 10:14 PG

‎" Bilamana manusia meletakkan dunia, sbg gelanggang ke akhirat "


Jihad itu bermaksud berusaha habis-habisan untuk mendapatkan keredhaan Allah. Kata qil: "Jihad itu pada hakikatnya ialah berusaha dengan bersungguh-sungguh untuk menghasilkan sesuatu yang diredhai Allah dari keimanan dan amal soleh dan menolak sesuatu yang dimurkai Allah dari kekufuran, kefasikan dan kedurhakan."Secara ringkasnya jihad itulah yang melingkupi mengajak dan mengadakan kebaikan serta menjauhi kemungkaran dengan bersungguh-sungguh terhadap diri sendiri dan masyarakat. Jihad seharusnya dipraktikkan dalam segenap kehidupan seorang muslim dan ianya dapat dibahagikan kepada aspek-aspek berikut:

1. Jihad menentang hawa nafsu
"Beruntunglah orang yang menyucikan jiwanya dan rugilah orang yang mengotorinya."(As-Syam: 10)
2. Jihad menentang hasutan syaitan
"Syaitan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia sebagai musuh." (Al-Fatir: 6)
3. Jihad terhadap kafirun dan munafikun
"Hai Nabi, berjihadlah kamu melawan orang-orang munafik dan kafir itu dan bersikap keraslah terhadap mereka." (At-Taubah: 73)
4. Jihad terhadap pemimpin yang zalim
"Sesungguhnya jihad yang terbesar ialah mengatakan kebenaran di hadapan pemerintah yang zalim." (HR Abu Daud)

Daripada Muaz bin Jabal, Nabi s.a.w. bersabda maksudnya, "Kamu akan tetap di jalan yang benar dari Tuhanmu selama mana tidak timbul dikalangan kamu dua perkara iaitu kejahilan dan takutkan mati. Kamu akan terus menyuruh al-ma'ruf dan melarang al-munkar serta berjihad di jalan Allah. Tetapi apabila timbul perasaan sayang dan kasihkan dunia pada kamu maka kamu tidak lagi menyuruh kepada al-ma'ruf, menegah al-munkar dan berjihad di jalan Allah. Pada ketika itu, sesiapa yang memperkatakan al-Kitab (Qur'an) dan as-Sunnah maka kedudukan mereka itu sama seperti generasi pertama Islam dari golongan Muhajirun dan Ansar." (HR al-Bazzar.)


Bait2 syair Imam Abdullah ibn al-Mubarak (muhaddis, faqih, mujahid, penyair, murid imam Abu Hanifah dan guru Imam al-Bukhari) kepada Fudhayl bin Iyad at-Tamimi (seorang abid dan syeikh di Makkah, murid imam Syafii):

Ya 'abid al-Haramayni, law absartana,
La 'alimta annaka bil 'ibadati tal'abu,
Man yakhdubu khaddahu bi dumu'ihi,
Fa nuhuruna bil dima'i tatakhaddabu.

Wahai abid dua Tanah Haram, jika kamu melihat kami,
Akan kamu dapati bahawa ibadat kamu hanya main2 dan sia2,
Wahai yang pipinya mengalir airmata taqwa,
(sesungguhnya) Dada kami menangiskan airmata darah.

~Ketahuilah bahawa jihad yang sebenar tidak dapat dilakukan kecuali oleh orang yang dapat membebaskan dirinya dari mencintai dunia dan berilmu mengenai agamanya~semoga aku tergolongan dalam golongan ini ya'allah yang maha pengasih 

Selasa, 31 Januari 2012

Secebis Monolog Petang

Posted by Aya Sophia at 2:28 PG

A
lhamdulilah aku masih dipanjangkan umur ini dalam meniti ruang kehidupan yang penuh dengan lakaran2 awan nano yang menceriakan hidup ini sebagai seorang muslimah..“Ya’Allah izinkan diri ini menjadi serikandi untuk agama Islam, izinkan diri ini berbakti pada agama ini, izinkan diri ini menjadi kader untuk menaikkan keizzahan agama Islam..Ameen”
Beribu kata yang bergurindam didada ini..Ingin diluahkan namun seakan2 tersekat jari2 ini untuk menari dan seterusnya menjadi satu rentak kata yang tersusun indah.Kekakuan terasa apabila lama tidak memcoretkan bicara di atas lembaran putih ini.Rindu untuk menjadikan penulisan sebagai satu wardah dakwah bicara dalam monolog kosong ini.Musim imtihan..final exzam..huh!!makin terasa bahangnya walaupom lambat lagi. Apepom janji pada diri “Insya’Allah I  will b do the best : ) ”
Dalam kekalutan menghadapinya terasa diri di munasabah sebentar.Syukur diberi nyawa oleh Allah sw.t dalam   menjalani kehidupan ini.Kadang2 kita cuba untuk menjadi yang terbaik tapi ingtlah semua itu tidak akan berlaku jika tidak di izinkan Allah s.w.t.Tidak semua orang benci pada kita tapi ada yang kita benci antara semua orang.Hab’lulmina’Allah, hab’lulminnas.Try b the best among best.
Pesan pada diri yang serba kenaifan,jaga perilakumu kerana ia dipandang orang,jaga pertuturanmu kerna ia akan diperkatakan oleh orang 6t.Susah untuk menjadikan kezuhudan sebagai sahabat,istiqamah sebagai teman dan sabar sebagai rakan tapi cubalah untuk menjadi seorang yang tabah ketika dalam kesedihan.Seorang mukmin tidak akan lemah dengan ujian dan mehnah yang mendatang…so keep smile beside ur problem…aca2 faiting.!!!Allah tidak akan membebankan hambanya tanpa kemampuan hambanya.So rememmeber everything happen had a reason.Jangan terlampau taksub untuk mencari sebab disebalik apa yang berlaku.Laluinya dengan ketabahan dan kekuatan.

Selasa, 3 Januari 2012

Posted by Aya Sophia at 2:52 PG


"Katakanlah kepada orang-orang laki-laki yang beriman :
Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, apa yang mereka perbuat."

"Katakanlah kepada wanita yang beriman :
Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain tudung ke dadanya dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, putera-putera saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka meukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung."
[An-Nur :30-31]

Jumaat, 16 Disember 2011

RISALAH CINTA

Posted by Aya Sophia at 9:05 PTG






Yaa Ilahi, Rabbi...
Kutunggu jawaban-Mu di sajadah kalbu

Kusimpan pesona-Mu di relung hatiKusibak tabir-Mu dengan menanggalkan dosa
Kuraih kasih-Mu dengan bertasbih
Semaikan benih-benih cinta,agar Aku dapat menyapa senyum-Mu.
Bukankah setitis air cinta,tidak akan mengurangi keindahan-Mu.
Bukankah Aku berhak merasakan kemesraan cinta-Mu...
Jikalau Engkau tolak risalahku,
Kemana lagi kualamatkan goresan tinta,
 cinta dan cita-cita ini...


Aku memang petualang cinta,
Aku masih mencari dan belajar memaknai cinta,
Sebagian cintaku, kugadaikan pada yang lain.
Namun, dengan keagungan cinta-Mu.
Bukankah Engkau tidak pernah menolak cinta hamba-Mu.
Terimalah puing-puing cintaku,
Balaslah cintaku dengan mahabbah-Mu.
Yaa Rahman, Yaa Rahim...
Dihadapan-Mu kupejamkan mata batinku,
Tuk menahan rasa malu.
Nuraniku bertanya,
Hadiah apa yang dapat memikat-Mu...?
Hanyalah risalah cinta ini yang dapat kupersembahkan,
Semoga Engkau berkenan menerimanya.

Ya Rahman, Ya Rahim...

Jumaat, 9 Disember 2011

Posted by Aya Sophia at 2:40 PG
~✿..Ya Allah, aku akan BERHENTI mengeluh dan aku sudah berhenti mengejar sesuatu yang TIDAK PASTI..aku PASRAHKAN segala urusan ini kepadaMu, sekalipun aku sudah menguburnya dalam-dalam, namun HARAPAN itu masih menyala dalam hamparan rasaku tetapi dayaku telah habis untuk BERTAHAN pada situasi ini..biarlah harapan itu hanya Engkau saja yang menyelesaikannya..aku masih menginginkannya tapi aku hanya MENANTI sesuatu yang PASTI dan terbaik dariMu..

Dengannya atau tanpanya asalkan ada Engkau pasti aku BAHAGIA dan aku akan tetap bertahan dengan keyakinanku..ya Allah, aku akan disini dalam sujud dan cinta yang penuh untukMu..aku tahu, semua ini terjadi kerana ketetapanMu dan aku ihklas..sakit dan lelahku adalah HARGA yang tidak seberapa dibandingkan KELALAIANKU dalam sujud padaMu..✿~

>>> Wahai sahabatku, Allah kadangkala MENJAUHKAN seseorang itu daripada HIDUP kita atas sebab untuk MELINDUNGI kita daripada segala DOSA dan KEMAKSIATAN yang berpanjangan..oleh itu, BERHENTI MENGEJARNYA..♥♥♥





Hidup ini memang penuh dengan cubaan yang harus dihadapi,Tetapi yakinkanlah dari dalam lubuk hatimu,Bahawa Allah tidak akan menguji seseorang melebihi kemampuan dirinya,Yakinlah setelah gelap pasti terang akan menjelang..Ujian dan cubaan yang diberikan kepada kita, kepahitan dan keperitan yang kita rasai,Pasti ada makna disebalik itu semua,Cuma bagaimana cara kita untuk mensyukurinya..

Khamis, 1 Disember 2011

:: "Tuhan berikan ku pedoman...,dan bila ku jauh kembalikan ku ke pangkal jalan" ::

Posted by Aya Sophia at 2:02 PG

Andai terlintas dalam fikiran untuk berbuat baik, maka jangan bertangguh lagi. Andai terdetik untuk berubah jangan dinanti-nantikan lagi. 

Sebab itulah banyak manusia yang telah mati meminta kepada Allah SWT untuk hidup semula.

Agar mereka boleh beramal sebanyak-banyaknya. Dalam Al-Quran banyak sekali Allah SWT menyebut bahawa kebanyakan manusia yang telah mati minta untuk dihidupkan kembali agar mereka boleh berbuat amal sebanyak-banyaknya.


Ayuh Teman2 Tingkatan Amal Soleh,Kita hindari Maksiat yang boleh menggelapkan hati


" Kerana esok belum tentu milik kita ".


Sesungguhnya, seorang muslim itu apabila ia berjalan dijalan DAKWAH, Ia tidak berjalan dengan hatinya sahaja, Bahkan dibawa bersama hati saudaranya
" KITA KADER DAKWAH " 



 

:: Contengan Musafir :: Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea